Garut, Jabadar. Com // Pemerintah Kabupaten Garut melalui Dinas Perhubungan memastikan kesiapan moda transportasi bagi para jemaah calon haji tahun 2025. Sebanyak 8 unit bus disiapkan untuk mengangkut jemaah dari Garut menuju embarkasi, dengan pengawasan ketat terhadap aspek kelayakan jalan dan keselamatan.
Penguji Kendaraan Dishub Garut, Toni Iskandar, menyampaikan bahwa seluruh kendaraan yang disiapkan telah dinyatakan layak jalan berdasarkan hasil uji kendaraan. Namun, pihaknya tetap melakukan pemeriksaan ulang atau ram check untuk memastikan kesiapan aktual di hari keberangkatan.
“Transportasi bus ini sebenarnya sudah dinyatakan layak jalan karena sudah dibuktikan dengan bukti lulus uji. Tapi kita tetap melakukan pengecekan langsung di lapangan untuk memastikan seluruh aspek teknis berfungsi dengan baik,” jelas Toni Kamis malam (29/5/2025).
Menurut Toni, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa secara umum seluruh bus siap dioperasikan. Meski demikian, masih ditemukan beberapa catatan kecil yang harus segera diperbaiki, seperti lampu yang redup, lampu sen yang mati sebelah, dan pengecekan jumlah kursi yang tercantum dalam dokumen uji kelayakan.
Dishub Garut bekerja sama dengan perusahaan Mobilindo (PO) terkait untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh, termasuk pada bagian kaki-kaki kendaraan, sistem kemudi, rem, mesin, hingga kenyamanan tempat duduk. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama perjalanan.
“Pemerintah daerah berkomitmen penuh mengawal kelancaran keberangkatan jemaah. Kami ingin memastikan mereka berangkat dalam kondisi aman, nyaman, dan lancar,” tambah Toni.
Ia juga menyebut bahwa alat uji emisi dan fasilitas pengecekan teknis yang dimiliki Dishub Garut telah memadai untuk mendukung upaya keselamatan ini.
Keberangkatan jemaah haji Garut kloter 60 gelombang 2 ini yang terakhir dari Garut, dan Dishub akan terus memantau perkembangan dan kesiapan moda transportasi hingga keberangkatan jemaah menuju Tanah Suci.
(RUS)




