Garut, Jabadar.com // Semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal kembali digelorakan di Desa Haruman, Kecamatan Leles. Melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), warga resmi membentuk Koperasi Merah Putih, dengan H. Aam Muharam terpilih sebagai ketua. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian warga, sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 Tahun 2025.
Dalam sambutannya, H. Aam menyampaikan harapan besar atas berdirinya koperasi ini. “Mudah-mudahan Koperasi Merah Putih bisa berjalan dengan lancar dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Desa Haruman. Kami juga berharap semua komponen desa mendukung penuh program pemerintah pusat, karena ini demi kemajuan bersama,” ujar Aam.
Struktur dan Program Koperasi
Koperasi Merah Putih memiliki struktur organisasi yang telah terbentuk dan disahkan melalui musyawarah. Terdiri dari:
Ketua: H. Aam Muharam
Dua Wakil Ketua Bidang Usaha
Sekretaris
Bendahara
Badan Pengawas, yang diketuai langsung oleh Kepala Desa Haruman
Adapun koperasi ini akan mengembangkan unit usaha utama, di antaranya:
1. Simpan pinjam
2. Sembako
3. Logistik
4. Ketahanan pangan
5. Klinik desa
6. dan unit-unit lain yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Dalam unit simpan pinjam, koperasi masih menunggu arahan regulasi dari pemerintah. Namun, Musdesus telah menyepakati besaran simpanan pokok sebesar Rp100.000 (dibayar sekali seumur hidup) dan simpanan wajib bulanan sebesar Rp10.000.
Menariknya, koperasi ini dirancang sebagai milik bersama seluruh warga. “Setiap warga Desa Haruman diwajibkan menjadi anggota Koperasi Merah Putih. Ini adalah koperasi kita bersama, untuk kemajuan ekonomi desa,” ungkap Aam.
Untuk saat ini, kantor koperasi masih bersifat sementara dan direncanakan akan beroperasi di salah satu ruko di desa. Pihak pengurus tengah mengupayakan lokasi yang strategis dan mudah dijangkau warga.
Koperasi Merah Putih hadir bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi sebagai simbol kemandirian dan kekuatan ekonomi desa. Dengan kolaborasi erat antar warga dan dukungan pemerintah desa, H. Aam Muharam optimistis koperasi ini dapat menjadi tonggak baru dalam mewujudkan desa yang lebih sejahtera.
“Kita semua harus terlibat, dari warga biasa hingga perangkat desa. Kalau koperasi ini sukses, yang menikmati manfaatnya adalah kita sendiri,” tutupnya.
(Rus)




