GARUT, Jabadar.Com // Kabupaten Ciamis tampil penuh semangat dalam ajang Festival PAI (Pendidikan Agama Islam) tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2025 yang digelar di Kabupaten Garut, Jumat (27/6/2025). Di bawah komando Ketua Festival PAI Kabupaten Ciamis, Usep Husni Mubarok, kafilah Ciamis memboyong sebanyak 26 peserta yang akan berlaga di delapan mata lomba utama. Jika digabung dengan kategori putra-putri yang terpisah, total keseluruhan cabang lomba yang diikuti mencapai dua belas jenis lomba.
“Kami membawa 26 peserta dari delapan mata lomba, tetapi kalau dihitung secara keseluruhan, termasuk putra dan putri, totalnya menjadi dua belas lomba,” ujar Usep kepada Jabadar.Com.
Ciamis bukan pendatang baru dalam kompetisi ini. Tahun lalu, pada ajang yang digelar di Kota Bandung, kafilah Ciamis berhasil meraih tiga medali bergengsi, dengan prestasi terbaik dari cabang Kosidah yang berhasil menyabet Juara II tingkat Provinsi Jawa Barat.
“Tahun lalu kami mendapatkan tiga medali, dan Kosidah menjadi unggulan kami karena meraih juara dua. Tahun ini kami optimis bisa meraih lebih, termasuk dari cabang lain,” tambah Usep.
Untuk menghadapi Festival PAI 2025 ini, proses seleksi peserta dilakukan secara berjenjang dan objektif. Peserta dipilih melalui penyaringan ketat dari tiap sekolah di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Ciamis, kemudian dilakukan seleksi lanjutan di tingkat kecamatan dan dituntaskan dengan seleksi tingkat kabupaten untuk memilih yang terbaik sebagai duta Ciamis.
“Seleksi kami lakukan secara berjenjang dan objektif, mulai dari tingkat sekolah, lalu kecamatan, dan terakhir di tingkat kabupaten. Jadi yang berangkat ke Garut ini benar-benar perwakilan terbaik dari Ciamis,” jelasnya.
Ciamis juga memiliki sejarah sebagai tuan rumah Festival PAI tingkat SD Provinsi Jawa Barat pada tahun 2018. Pengalaman tersebut menjadi modal tambahan dalam mempersiapkan peserta dan strategi menghadapi lomba di tahun ini.
Di akhir wawancara, Usep menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan Festival PAI di Garut dapat berjalan lancar dan sukses. Ia juga menegaskan optimisme Ciamis untuk meraih gelar juara umum tahun ini.
“Semoga acaranya berjalan lancar, semua peserta dan panitia diberikan kesehatan. Kami dari Kabupaten Ciamis optimis bisa meraih juara umum. Kosidah tetap jadi andalan kami, tapi insyaallah cabang lain pun punya potensi juara,” pungkasnya. (Rus)




