GARUT, Jabadar.Com // Suasana penuh semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mewarnai kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar di Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Selasa, 1 Juli 2025. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-78, hasil kerja sama antara Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Samarang, Polsek Samarang, dan Muspika Kecamatan Samarang.
Kegiatan yang digelar di aula kantor Kecamatan Samarang ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar SMA/SMK, aparatur desa, anggota kepolisian, dan masyarakat umum yang datang dengan sukarela untuk mendonorkan darah mereka.

Ketua PMI Kecamatan Samarang, Ade Mohamad Sopyan, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas antusiasme warga serta dukungan dari berbagai pihak dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia menilai, donor darah tidak hanya sebagai kegiatan simbolis dalam rangka Hari Bhayangkara, namun juga sebagai upaya nyata menumbuhkan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami dapat melaksanakan kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian kita terhadap sesama. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-78 yang kami selenggarakan bersama Polsek Samarang dan Muspika. Kami berharap ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi awal dari gerakan sosial yang berkelanjutan di Kecamatan Samarang,” ujar Ade.
Ade menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi ke berbagai desa dan sekolah-sekolah agar kegiatan ini bisa menjangkau lebih luas. Ia menargetkan setidaknya 200 kantong darah terkumpul dalam kegiatan kali ini, dan menyatakan bahwa potensi pendonor dari kalangan pelajar dan pemuda di Kecamatan Samarang sangat tinggi.
“Kami optimis karena banyak generasi muda di wilayah ini yang memiliki semangat berbagi dan kesadaran akan pentingnya donor darah. Ini menjadi harapan bagi PMI untuk terus menjaga ketersediaan stok darah, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi secara rutin,” imbuhnya.
Selain memberikan manfaat bagi orang lain, Ade juga mengingatkan bahwa donor darah memiliki manfaat besar bagi kesehatan pribadi. Ia bahkan mendorong masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat. Salah satu yang ikut berdonor adalah Kepala Desa Tanjung Anom, Aten Sasa, yang mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam kegiatan sosial ini.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif dari PMI dan Polsek Samarang. Ini bukan hanya kegiatan simbolis, tapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Kegiatan seperti ini harus sering dilakukan agar kesadaran kita akan pentingnya donor darah makin tinggi,” ucap Aten saat ditemui usai melakukan donor darah.
Kapolsek Samarang dan jajaran Muspika lainnya juga tampak hadir langsung untuk memberikan dukungan moral sekaligus ikut menjadi peserta donor. Hal ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam memperkuat semangat Bhayangkara sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Acara donor darah ini menjadi momentum penting bagi warga Samarang untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, dan membuktikan bahwa kepedulian sosial bisa dilakukan siapa saja, dari mana saja, dan kapan saja.
PMI Kecamatan Samarang berkomitmen untuk terus melakukan aksi kemanusiaan serupa secara berkala, dan berharap kegiatan ini menjadi budaya kolektif masyarakat yang sadar pentingnya membantu sesama. (Rus)




