GARUT, Jabadar.Com // Pemerintah Kabupaten Garut melalui Kepala Pelaksana H. Aah Anwar Saefuloh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyerahkan bantuan enam unit pompa penyedot air secara simbolis kepada Anggota DPRD kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan untuk warga terdampak banjir di Desa Haurpangguh, Kecamatan Tarogong Kidul. Bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan reses masa sidang III Anggota DPRD Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, pada Selasa (2/7/2025).
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Pelaksana BPBD Garut, H. Aah Anwar Saefuloh, kepada Anggota DPRD Yudha Puja Turnawan, yang kemudian langsung menyerahkannya kepada perwakilan warga dari Kampung Suka Asih RW 14, serta warga dari RW 13, RW 15, RW 16, RW 19, dan RW 20. Wilayah tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir akibat intensitas hujan tinggi beberapa waktu lalu yang menyebabkan genangan parah hingga masuk ke rumah-rumah warga.

Menurut Yudha Puja Turnawan, pemberian bantuan ini merupakan bentuk nyata dari aspirasi masyarakat yang ia sampaikan kepada BPBD Garut. Dalam beberapa kali kunjungan ke daerah tersebut, warga menyampaikan kebutuhan akan alat pompa air sebagai sarana untuk mengatasi genangan yang lambat surut. Aspirasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh BPBD, yang kemudian menyediakan enam unit pompa diesel portable.
“Kita tidak ingin kegiatan reses hanya sebatas menampung aspirasi. Saya ingin membawa solusi yang nyata dan dibutuhkan oleh masyarakat. Terima kasih kepada BPBD Garut atas respons cepatnya,” ujar Yudha saat memberi sambutan.
Yudha menambahkan bahwa kegiatan ini adalah wujud sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam menghadirkan solusi konkret bagi warga yang terdampak bencana. Ia pun mengajak warga untuk bersama-sama menjaga peralatan bantuan tersebut agar bisa digunakan dalam jangka panjang, bahkan untuk menghadapi potensi banjir di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Aah Anwar Saefuloh BPBD Kabupaten Garut menjelaskan, bahwa bantuan pompa air tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan respons bencana berbasis masyarakat.
“Kami berharap alat ini bisa digunakan secara bergiliran oleh warga di beberapa RW, khususnya saat banjir atau genangan air melanda. Ini adalah langkah kecil, tapi bisa sangat berarti jika dimanfaatkan dengan baik,” kata Aah.
Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perawatan alat tersebut, karena keberlanjutan penggunaannya sangat tergantung pada bagaimana warga menjaga kondisi pompa.
Warga yang hadir dalam kegiatan reses tersebut tampak antusias dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Anggota DPRD Garut Yudha Puja Turnawan dari fraksi PDIP juga pemerintah Kabupaten Garut. Salah satu tokoh masyarakat mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang menurutnya sangat dibutuhkan.
“Alhamdulillah, kami merasa diperhatikan. Selama ini kalau banjir datang, kami kebingungan menyedot air karena tidak ada alat. Sekarang sudah ada pompa, semoga bisa mengurangi beban warga,” ujar salah seorang warga dengan penuh syukur.
Warga tersebut bahkan sempat berteriak, “Hatur nuhun, Lanceuk Aing!” sebagai bentuk apresiasi kepada Yudha Puja Turnawan, yang hadir langsung menyerahkan bantuan.
Kegiatan penyerahan bantuan ini diakhiri dengan dialog terbuka antara Yudha dan warga sekitar mengenai berbagai persoalan lingkungan, infrastruktur, dan kesiapsiagaan bencana yang masih perlu diperhatikan. Yudha berjanji akan terus memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat di Parlemen daerah. (Rus)




