GARUT, Jabadar.Com // Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golkar, H. Imat Rohimat, S.IP., MM, menggelar kegiatan reses masa sidang III tahun 2025 di GOR Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Jumat, 4 Juli 2025. Dalam pertemuan ini, ia menyerap berbagai aspirasi masyarakat setempat, terutama terkait penguatan sektor ekonomi melalui pengembangan UMKM dan pemberdayaan pemuda desa.
Kegiatan reses ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, pelaku UMKM, perangkat desa, pemuda Karang Taruna, hingga perwakilan ibu-ibu. Suasana dialog berlangsung hangat dan partisipatif, mencerminkan antusiasme warga dalam menyampaikan kebutuhan serta harapan mereka terhadap pembangunan di tingkat desa.
Dalam sambutannya, H. Imat menekankan pentingnya peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk dan perubahan pola konsumsi di daerah seharusnya menjadi peluang besar bagi tumbuhnya berbagai bentuk usaha lokal.
“Semakin bertambahnya jumlah penduduk di suatu wilayah sebenarnya menjadi peluang bagi tumbuhnya berbagai sektor usaha. Yang terpenting adalah bagaimana kita mampu berinovasi dalam mengembangkan potensi yang ada,” ujar Imat.
Sejumlah warga menyampaikan permintaan dukungan bagi kelompok UMKM, baik dalam bentuk pelatihan kewirausahaan, bantuan peralatan produksi, hingga akses permodalan. Imat pun merespons positif masukan tersebut dan berjanji akan memperjuangkannya dalam forum anggaran DPRD.
Selain UMKM, isu pemberdayaan pemuda juga menjadi sorotan dalam reses tersebut. H. Imat mendorong agar Karang Taruna Desa Cimanganten lebih aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Isu sampah saat ini menjadi tantangan di banyak desa, termasuk Cimanganten. Saya mendorong agar Karang Taruna turut serta aktif dalam program pemilahan dan pengolahan sampah. Jika dikelola dengan baik, sampah pun bisa menjadi sumber ekonomi baru yang ramah lingkungan,” jelasnya.
Menurutnya, inisiatif seperti bank sampah, kompos rumah tangga, dan daur ulang dapat menjadi peluang usaha baru yang sekaligus berkontribusi terhadap kebersihan lingkungan.
Selain sektor ekonomi, warga juga menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan lingkungan, pembangunan drainase, serta kebutuhan sarana dan prasarana ibadah seperti pembangunan madrasah dan renovasi masjid. Semua aspirasi tersebut dicatat oleh tim H. Imat untuk kemudian dibahas dalam penyusunan rencana program pembangunan daerah.
“Aspirasi masyarakat ini akan menjadi masukan penting dalam penyusunan kebijakan dan anggaran ke depan. Saya ingin memastikan bahwa pembangunan benar-benar berangkat dari kebutuhan warga,” tegasnya.
Di akhir acara, H. Imat mengajak seluruh warga Cimanganten untuk menjaga semangat gotong royong dan memperkuat kolaborasi antara lembaga desa, kelompok masyarakat, dan pemuda. Ia menyebutkan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi harus ditopang oleh inisiatif lokal dan partisipasi aktif masyarakat.
“Reses ini bukan hanya ajang menampung aspirasi, tetapi momentum untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dan rakyatnya. Mari kita bangun Cimanganten bersama-sama, dengan semangat inovasi dan kepedulian sosial,” pungkasnya. (Rus)




