Garut, Jabadar.Com // Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Kepolisian Sektor (Polsek) Samarang Polres Garut menggelar kegiatan penanaman jagung hibrida di lahan non-LBS (Lahan Bukan Sawah) seluas kurang lebih 1 hektare. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu, 6 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB, bertempat di Kampung Pangkalan RT 017 RW 005, Desa Cisarua, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Kapolsek Samarang AKP Hilman Nugraha, S.H. memimpin langsung kegiatan ini bersama sejumlah anggota Polsek Samarang. Penanaman dilakukan di lahan milik Kelompok Tani Sinar Saluyu yang diketuai oleh Sdr. Adin, sebagai bentuk sinergi antara aparat kepolisian dengan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan berbasis komoditas jagung.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
1. Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H.
2. Unsur Forkopimcam Kecamatan Samarang.
3. Perwakilan APDESI Kecamatan Samarang.
4. Perwakilan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Garut.
5. Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Samarang beserta staf.
6. Anggota Polsek Samarang.
7. Kelompok Tani Sinar Saluyu dan anggotanya.
Dalam sambutannya, AKP Hilman menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar simbolis, tetapi merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang belum tergarap secara maksimal.
“Kami dari Polsek Samarang berkomitmen untuk mendukung program pemerintah, khususnya dalam sektor pertanian. Ketahanan pangan harus dijaga bersama, dan penanaman jagung hibrida ini adalah salah satu bentuk kontribusi kami,” ujar AKP Hilman.
Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Samarang juga menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif Polsek dalam pengembangan sektor pertanian. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi contoh bagi institusi lain untuk turut berperan dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemanfaatan lahan kering atau non-LBS di wilayah Samarang yang memiliki potensi untuk ditanami berbagai komoditas strategis. Jagung dipilih karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi, cepat panen, dan mendukung kebutuhan pakan ternak maupun pangan olahan.
Dengan adanya kolaborasi lintas sektor antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Samarang dapat meningkat, sekaligus menciptakan hubungan yang harmonis antara aparat dan masyarakat. (Rus)




