GARUT, Jabadar.Com // Jumat (15/8/2025) menjadi momen bersejarah bagi para putra-putri terbaik Kabupaten Garut. Bertempat di Gedung Pendopo Garut, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) secara resmi dikukuhkan untuk mengemban tugas sakral pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Pengukuhan ini menandai berakhirnya rangkaian panjang proses latihan yang telah mereka jalani dengan disiplin dan dedikasi tinggi. Menurut keterangan Herri, salah satu pembina Paskibraka Garut, para anggota telah berlatih rutin setiap hari Sabtu dan Minggu selama tiga bulan pertama. Memasuki tahap akhir, sejak Jumat pekan lalu mereka mulai berlatih bersama Batalion Infanteri 303, hingga pelaksanaan gladi bersih pada hari pengukuhan yang berjalan lancar tanpa kendala.
“Alhamdulillah, semua rangkaian berjalan sesuai rencana. Dari gladi bersih tadi, kelompok 17, 8, dan 45 semuanya sudah siap 100%. Tidak ada koreksi yang berarti. Semoga saat bertugas di tanggal 17 nanti juga berjalan lancar dan sukses,” ungkap Herri penuh optimisme.
Bupati Garut, H. Abdusy Syakur Amin, yang hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa Paskibraka adalah bagian dari generasi muda potensial yang perlu terus didukung pengembangannya. “Jangan sampai sumber daya manusia yang sudah baik ini tidak terakomodir, terutama dalam dunia pendidikan. Mereka adalah putra-putri terbaik yang harus diberi ruang untuk terus berkiprah,” ujarnya.
Senada, Wakil Bupati Garut, Hj. Putri Karlina, memberikan motivasi langsung kepada para anggota Paskibraka. Ia mengungkapkan rasa bangganya serta komitmen untuk memastikan generasi ini dapat terus memberikan kontribusi positif bagi Kabupaten Garut. “Mereka harus terus berperan dan menjadi teladan di lingkungannya,” tegasnya.
Acara pengukuhan juga dihadiri penuh oleh para orang tua anggota Paskibraka dari berbagai penjuru Kabupaten Garut. Bagi sebagian keluarga, ini menjadi pertemuan pertama setelah delapan hari terpisah akibat jadwal latihan yang padat. Kehadiran para orang tua membawa dukungan moril, doa, dan semangat yang tak ternilai bagi putra-putri mereka yang akan bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih.
Menjelang H-2 pelaksanaan upacara, persiapan teknis dinyatakan rampung sepenuhnya. Malam usai pengukuhan, para anggota akan beristirahat untuk memulihkan tenaga. Agenda besok mencakup ziarah ke Taman Makam Pahlawan pada pagi hari, dilanjutkan dengan kegiatan tausiah dan doa bersama pada sore harinya.
“Kami mendoakan tidak hanya untuk Paskibraka Garut, tetapi juga seluruh tim Paskibraka di Indonesia, semoga pada 17 Agustus nanti pengibaran Merah Putih berlangsung sukses dan penuh khidmat,” tutup Herri. (Rus)




