GARUT, Jabadar.Com // Wakil Bupati Garut, Hj. Putri Karlina, melakukan kunjungan langsung ke Mall Pelayanan Publik (MPP) Garut pada Kamis (11/09/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan tersebut dipicu oleh adanya sebuah postingan di media sosial yang menyoroti kendala masyarakat saat mengakses layanan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di MPP.
Kehadiran Wakil Bupati disambut oleh Kepala Dinas Mall Pelayanan Publik, H. Budi Gan Gan Gumilar, S.H., M.Si. Dalam keterangannya, Budi menegaskan bahwa pihaknya menerima kritik tersebut secara terbuka sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.
“Kesalahan kemarin jangan sampai terulang kembali, dan itu harus menjadi yang terakhir. Ke depan pelayanan di MPP harus lebih dari sekadar memenuhi ekspektasi masyarakat, tapi bahkan melebihi. Ini adalah bagian dari komitmen pimpinan bahwa pelayanan publik merupakan implementasi nyata dari tagline Garut Hebat,” ujar Budi Gan Gan.
Wakil Bupati Garut, Hj. Putri Karlina, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pada saat kunjungan pertamanya ke MPP sekitar pukul 9–10 pagi, ia mendapati petugas belum siap melayani masyarakat. Kondisi itu, menurutnya, tidak boleh kembali terjadi.
“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Kalau petugas tidak siap sejak awal jam kerja, tentu akan menurunkan kepercayaan masyarakat. Saya ingin MPP benar-benar menjadi pusat layanan yang membanggakan Garut,” tegas Putri.
Menanggapi hal itu, Kadis MPP menambahkan bahwa sebagian besar layanan kini sebenarnya dapat diakses secara online, sehingga masyarakat tidak selalu perlu hadir secara langsung ke MPP.
“Untuk layanan PBG misalnya, itu sudah bisa diakses melalui aplikasi OSS secara online. Jadi masyarakat tidak harus bertatap muka dengan petugas. Tapi jika ada yang kesulitan, petugas kami siap memandu dan memberikan arahan bagaimana cara mengaksesnya,” jelas Budi.
Sejumlah masyarakat yang ditemui di MPP pada hari yang sama mengaku mendukung adanya perbaikan ini. Menurut mereka, keberadaan MPP sangat membantu dalam menyatukan berbagai layanan, mulai dari administrasi kependudukan, izin usaha, hingga layanan keagrariaan. Namun, mereka berharap agar konsistensi pelayanan lebih dijaga.
“Bagus sih sudah ada MPP, kita jadi nggak perlu bolak-balik ke banyak kantor. Tapi ya, kalau bisa jam layanan lebih disiplin, petugas jangan telat. Apalagi kalau ada yang butuh cepat untuk urusan izin,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Kadis MPP memastikan bahwa pihaknya bersama jajaran akan memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan kompetensi petugas. Ia juga menegaskan komitmen bahwa MPP Garut bukan hanya sekadar pusat layanan, tetapi juga simbol dari upaya pemerintah untuk memberikan kepastian, kemudahan, dan kepuasan bagi masyarakat.
“MPP adalah wajah birokrasi modern Garut. Kami akan berusaha memastikan masyarakat merasa lebih nyaman, lebih cepat, dan lebih terbantu. Itu tugas kami,” pungkasnya. (Rus)




