GARUT, Jabadar.Com // Kepala Desa Banyarwangi, Yogi, menghadiri acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkaikan dengan Munajat Akbar untuk Kemerdekaan Palestina. Kegiatan ini digelar bersama Yayasan Peduli Umat Garut pada Jumat (12/09/2025), sekaligus menjadi momentum berbagi berkah pekan ke-300 bagi masyarakat Desa Banyarwangi.
Acara tersebut dihadiri ratusan warga, tokoh agama, pemuda, serta jajaran pemerintah desa. Dalam suasana penuh khidmat, doa dan shalawat dilantunkan sebagai ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus bentuk kepedulian atas penderitaan rakyat Palestina.
Kepala Desa Banyarwangi, Yogi, mengungkapkan apresiasinya terhadap Yayasan Peduli Umat yang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan sosial berbagi berkah hingga mencapai pekan ke-300.
“Saya sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan berbagi berkah ini bisa terus dilaksanakan secara istiqamah. Kehadiran Yayasan Peduli Umat Garut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membantu sesama,” ujar Yogi.
Selain momentum peringatan Maulid Nabi, kegiatan ini juga menjadi wadah munajat bersama, mendoakan kemerdekaan Palestina. Menurut panitia, doa-doa yang dipanjatkan bukan hanya sebagai wujud solidaritas umat Islam di Garut, melainkan juga untuk menegaskan komitmen kemanusiaan.
Ketua Yayasan Peduli Umat yang biasa di sapa Abah Muda 212 ini menjelaskan bahwa program berbagi berkah telah berjalan tanpa henti selama 300 pekan. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, makanan siap saji, serta santunan untuk anak yatim dan kaum dhuafa.
“Kami bersyukur bisa mencapai pekan ke-300. Semoga semangat berbagi ini menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli kepada masyarakat sekitar,” ungkap Abah muda
Warga Banyarwangi pun menyambut gembira kegiatan ini. Menurut mereka, program berbagi berkah yang konsisten mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Dengan adanya rangkaian kegiatan tersebut, Desa Banyarwangi tidak hanya memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW sebagai suri teladan umat, tetapi juga mengukuhkan solidaritas global untuk Palestina serta mempertegas nilai kepedulian sosial di tingkat lokal. (Jurnalis burhan)




