GARUT, Jabadar.Com // Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Milad ke-3 Komunitas ARABI (Asah Rasa Berbagi) yang digelar di kawasan Temu Kunci, Kampung Bojonglarang, Garut, Sabtu (27/9/2025). Dengan mengusung tema “Memupuk Cinta Kasih Bersama Anak Yatim”, perayaan ini tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga momentum memperkuat kepedulian sosial serta mempererat silaturahmi antar-komunitas se-Jawa Barat.
Dalam rangkaian acara tersebut, ARABI menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim. Kegiatan diawali dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh setempat, kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan silaturahmi komunitas dari berbagai daerah, mulai dari Garut, Tasikmalaya, Bandung, hingga Cianjur.
Ketua ARABI, Ridha MCI, menegaskan bahwa Milad ke-3 ini memiliki makna mendalam bagi komunitas yang sejak awal berdiri konsisten bergerak di bidang sosial.
“Milad ke-3 ini kami jadikan ajang silaturahmi antar-komunitas sekaligus wadah berbagi kepada anak yatim. Kepedulian sosial sudah menjadi jiwa ARABI, dan kami akan terus konsisten bergerak di jalur ini,” ucap Ridha.
Acara yang digelar secara sederhana namun sarat makna itu turut mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Camat Garut Kota, Rena Sudrajat, hadir langsung dan memberikan apresiasi atas kiprah ARABI.
“Milad ARABI ini bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga membawa pesan mulia. Santunan kepada 100 anak yatim menunjukkan kepedulian nyata. Semoga ARABI terus tumbuh menjadi komunitas yang bermanfaat bagi masyarakat Garut khususnya, dan Jawa Barat pada umumnya,” ujar Rena.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak. Lurah Sukamantri, Ketua Komunitas Sagara, tokoh masyarakat, serta perwakilan komunitas lain menyatakan kebanggaannya bisa hadir dan terlibat dalam momentum yang memperkuat solidaritas sosial ini.
Puncak acara ditutup dengan pernyataan syukur dan doa bersama. Ketua ARABI menyampaikan terima kasih kepada seluruh sahabat, relasi, dan komunitas yang telah berpartisipasi.
“Semoga silaturahmi positif ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutur Ridha.
Bagi ARABI, perayaan Milad ke-3 ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan pijakan untuk semakin menumbuhkan kepedulian, menebarkan manfaat, dan menjadikan solidaritas sosial sebagai kekuatan dalam menjaga harmoni masyarakat. (Rus)




