GARUT, Jabadar.Com // Kepedulian pemerintah daerah terhadap warganya yang tertimpa musibah kembali ditunjukkan melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Garut. Pada Kamis (02/09/2025), Dinas Perkim menyalurkan bantuan bahan bangunan bagi korban rumah roboh di Kampung Pasir RW 03 RT 04 Desa Cintakarya, Kecamatan Samarang.
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kasi Kesra Kecamatan Samarang, Cecep S, bersama Kasi Trantib Kecamatan Samarang, Ruswana, didampingi perangkat desa kepada Ade Rohati, warga yang rumahnya ambruk akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Garut, Rika Agustiana, S.T., melalui perwakilannya Kepala UPT Wilayah Samarang Dudi Iskandar, menyampaikan bahwa bantuan ini adalah wujud perhatian pemerintah dalam meringankan beban warga yang tertimpa musibah.
“Hari ini kita menyerahkan bahan bangunan berupa hebel satu kubik, genteng 300 buah, GRC 10 lembar, dan semen 15 sak. Semoga bahan material ini bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga rumah ibu Ade dapat segera dibangun kembali,” ujar perwakilan dari Dinas Perkim.
Kepala Desa Cintakarya, Soma Suhendi, yang hadir bersama Sekretaris Desa dan perangkat lainnya, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya Dinas Perkim, yang telah tanggap memberikan bantuan kepada warganya.
“Atas nama keluarga korban, saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan ini sangat berarti. Sebelumnya juga sudah ada perhatian dari Satpol PP Kabupaten Garut, Dinas Sosial, serta lembaga kemanusiaan. Semua bentuk empati ini menjadi energi positif bagi keluarga korban,” ungkap Soma.
Namun demikian, Soma menambahkan bahwa kebutuhan pembangunan rumah belum sepenuhnya terpenuhi. Beberapa material seperti pasir, paku, kayu untuk tiang, kaso-kaso, dan reng masih sangat dibutuhkan. Ia menekankan bahwa masyarakat sekitar siap bergotong royong dalam proses rekonstruksi rumah Ade Rohati.
“Warga setempat siap membantu dengan swadaya tenaga. Harapannya pembangunan ini bisa berjalan lancar, meski bahan material masih ada yang kurang,” jelasnya.
Mewakili keluarga korban, Rusmana, wartawan Jabadar.Com sekaligus pengurus DPC Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (RENTAN) Kabupaten Garut, menuturkan bahwa pihaknya akan berinisiatif membuka Posko Peduli Rumah Roboh Ade Rohati.
“Kami mengapresiasi perhatian dari pemerintah daerah dan desa. Namun, memang benar seperti yang disampaikan Pak Kades, masih ada kekurangan material. Karena itu kami dari RENTAN berinisiatif membuka posko peduli untuk menampung sumbangan dari para dermawan,” ujar Rusmana.
Menurutnya, posko tersebut akan menjadi wadah solidaritas masyarakat yang ingin membantu baik dalam bentuk bahan bangunan maupun donasi lain yang diperlukan. Ia menegaskan bahwa kepedulian bersama adalah kunci agar rumah Ade Rohati bisa segera berdiri kembali.
“Semoga langkah kecil ini bisa meringankan beban keluarga korban. Saat ini ibu Ade dan keluarga sangat membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan gotong royong, insya Allah rumah bisa kembali dibangun,” tambahnya.
Musibah yang menimpa Ade Rohati menjadi pengingat bahwa banyak rumah warga di pedesaan yang masih rawan roboh akibat faktor usia bangunan maupun kondisi ekonomi. Pemerintah desa, relawan, dan masyarakat berharap adanya sinergi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan warga agar kasus serupa bisa ditangani lebih cepat.
Posko peduli yang dibuka oleh RENTAN bersama wartawan lokal juga menunjukkan bahwa media dan relawan dapat berperan aktif dalam menggerakkan solidaritas publik, sehingga tidak hanya mengabarkan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi kemanusiaan. (Rus)




