GARUT, Jabadar.Com // Wakil Ketua Komisi II DPRD Garut Asep Mulyana dari fraksi PPP melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025 di Kampung Pasir Domas, RW 06, Desa Cimanganten, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Senin (13/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, Asep turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi dan menampung keluhan warga, terutama terkait kebutuhan dasar yang menyentuh kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kegiatan reses yang digelar di Jl. Raya Cipanas itu dihadiri oleh para tokoh masyarakat, tokoh agama, ketua RW, ketua RT, serta ibu-ibu (ema-ema) yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan setempat. Suasana reses berlangsung hangat, dengan dialog terbuka antara warga dan wakil rakyat asal daerah pemilihan Tarogong Kaler tersebut.

Dalam penyampaian aspirasi, warga mengangkat tiga isu utama yang menjadi perhatian bersama, yakni:
1. Ketiadaan lahan pemakaman umum di wilayah Pasir Domas.
2. Banyaknya warga yang belum memiliki atau memiliki BPJS Kesehatan nonaktif.
3. Keterbatasan modal bagi pelaku UMKM, khususnya bagi janda dan perempuan kepala keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Asep Mulyana menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi warga sesuai kapasitas dan kewenangannya sebagai anggota DPRD Garut.
“Untuk persoalan lahan pemakaman umum, insyaallah akan saya perjuangkan supaya segera terwujud. Berdasarkan informasi dari Bapak RW 06, ada sekitar 140 meter persegi tanah kosong yang bisa dimanfaatkan untuk pemakaman warga. Nanti akan saya bantu fasilitasi agar bisa diatur secara resmi dan layak digunakan,” ujar Asep.
Terkait persoalan BPJS Kesehatan, Asep mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Garut, terutama untuk warga yang masuk dalam kategori desil 1, yakni kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang seharusnya mendapat bantuan iuran BPJS dari pemerintah.
“Banyak masyarakat yang BPJS-nya nonaktif atau belum punya sama sekali. Ini tentu menjadi perhatian penting. Insyaallah saya akan kolaborasi dengan Dinsos agar bisa diusulkan aktif kembali, terutama bagi warga yang memang berhak,” tambahnya.
Sedangkan untuk sektor UMKM, Asep menyoroti pentingnya dukungan modal dan pembinaan bagi kelompok usaha kecil di tingkat desa. Menurutnya, di Desa Cimanganten sudah ada kelompok usaha yang aktif dan terdaftar di desa serta menjalin kerja sama dengan BUMDes.
“UMKM ini sangat penting, apalagi untuk para ibu-ibu dan janda yang ingin mandiri secara ekonomi. Ke depan saya akan dorong agar kelompok usaha ini bisa lebih berkembang dan mendapatkan akses permodalan yang memadai,” kata Asep.
Kehadiran Asep Mulyana dalam kegiatan reses di Cimanganten disambut positif oleh warga. Mereka menilai, wakil rakyat dari Fraksi PPP itu tidak hanya hadir di masa kampanye, tetapi terus menjaga komunikasi dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat di dapilnya.
“Alhamdulillah, jalan lingkungan di wilayah kami sekarang sudah bagus. Mudah-mudahan aspirasi soal makam dan BPJS juga segera terwujud,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Asep menutup kegiatan reses dengan mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan di wilayahnya masing-masing. Ia berharap hasil reses kali ini dapat menjadi bahan pokok dalam pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Garut 2026, terutama dalam bidang sosial, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.
“Reses bukan hanya mendengar, tapi juga memastikan aspirasi warga bisa masuk ke agenda pembangunan daerah. Saya akan terus kawal aspirasi ini agar ada hasil nyata bagi masyarakat.
Asep mulyana bersama partai PPP akan berfocus terkait kesehatan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat terutama pemberdayaan UMKM untuk ibu-ibu, sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan sejahtera sehingga konstituennya selalu bahagia,”tutup Asep Mulyana. (Rus)




