GARUT, Jabadar.Com // Semangat kebersamaan dan kesiapsiagaan terus ditunjukkan oleh para pegiat kemanusiaan di Kabupaten Garut. Melalui wadah Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (Rentan), para relawan dari berbagai kecamatan menyatakan siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut, khususnya melalui Dinas Sosial (Dinsos) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Garut.
Ketua DPC Relawan Rentan Kabupaten Garut, Agung, menegaskan bahwa pihaknya kini telah memiliki struktur organisasi yang kuat dan terkoordinasi hingga tingkat kecamatan, dengan terbentuknya 20 PAC (Pimpinan Anak Cabang) di berbagai wilayah. Pembentukan ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat jaringan relawan dalam penanganan bencana, terutama di daerah-daerah rawan longsor, banjir, dan kebakaran hutan yang kerap terjadi di Garut.
“Kami Relawan Rentan siap bekerja sama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Garut. Baik melalui Dinas Sosial, BPBD, maupun instansi lain yang berhubungan dengan kebencanaan. Kami siap siaga 1×24 jam untuk membantu pemerintah dan masyarakat apabila terjadi bencana,” tegas Agung, Jumat (17/10/2025).

Selain memperkuat jaringan di tingkat kecamatan, Relawan Rentan juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat dan pemerintah daerah. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen agar relawan tidak hanya hadir pada saat bencana terjadi, tetapi juga dalam tahap pencegahan, mitigasi, dan pemulihan pasca-bencana.
Iyan Suryana menambahkan, kegiatan relawan bukan sekadar aksi spontan, tetapi juga mengandung nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial. Menurutnya, relawan adalah garda terdepan yang mampu bergerak cepat di lapangan sebelum bantuan resmi tiba.
“Kami ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah, bukan pesaing. Relawan adalah bagian dari kekuatan sosial yang perlu dirangkul, karena kami bekerja atas dasar kemanusiaan dan solidaritas,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, Relawan Rentan Kabupaten Garut juga akan menggelar acara Gerakan Hijau Penanaman 3000 Pohon dengan tema “Rawat Untuk Kehidupan Yang Akan Datang,” yang rencananya akan dilaksanakan pada Selasa, 04 November 2025 di Kp.Sagaranten Desa Sukasono Kecamatan Sukawening Garut. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan antar anggota dan mempertegas komitmen sinergi dengan pemerintah daerah.
Kehadiran para relawan yang siap siaga dalam membantu tugas-tugas penanggulangan bencana. Menurutnya, partisipasi masyarakat melalui lembaga relawan seperti Rentan sangat membantu dalam mempercepat respon terhadap kondisi darurat.
“Kami sangat terbuka untuk bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk Relawan Rentan. Kolaborasi menjadi kunci agar setiap kejadian bencana bisa tertangani lebih cepat dan efisien,” ungkapnya.
Dengan semangat “Bangkit Relawan”, para anggota Relawan Rentan Kabupaten Garut meneguhkan niat untuk terus bergerak di tengah masyarakat, menjadi bagian dari solusi, serta menjaga Garut agar tetap tangguh menghadapi ancaman bencana alam. (Rus)




