
Rancaekek// Jabadar.com –
Upaya penanganan dilakukan melalui gerakan intervensi serentak dan berbagai kegiatan, seperti “Rembuk Stunting di Desa Nanjung Mekar yang dipimpin oleh Kepala Desa,Kepala Puskesmas,Pedamping Desa, Kader pos yandu,BPD dan Para RW. dan dihadiri oleh unsur terkait dari Kecamatan RancaeYopiAcara di adakan di Balai Desa. Selasa 21 Oktober 2025
Kepala Desa Nanjung Mekar Kiki kosasih SE menyampaikan ke awak media “Pemerintah daerah dan masyarakat berkomitmen bersama untuk mencegah stunting, termasuk dengan menggalakkan kegiatan di posyandu dan melibatkan ibu hamil dan balita.
Penanganan khusus: Beberapa wilayah di Desa Nanjung Mekar masih memerlukan penanganan yang lebih intensif karena angka terindikasi stunting menurun.
Upaya pencegahan Gerakan Intervensi Serentak, dilaksanakan di berbagai posyandu untuk mencegah stunting secara serentak di seluruh wilayah.
Rembuk Stunting: Kegiatan strategis untuk membahas strategi penanggulangan stunting yang melibatkan pemerintah kecamatan, dinas kesehatan, puskesmas, dan unsur terkait lainnya.
Komitmen bersama: Ibu hamil dan ibu balita menandatangani komitmen untuk rutin memeriksakan kesehatan anak demi mencegah kasus new stunting (stunting pada bayi baru lahir).

Sekdes Desa Nanjung Mekar Meti Nurwati menambahkan “Penanganan stunting di Desa Nanjung Mekar melibatkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dinas kesehatan, puskesmas, hingga masyarakat dan kader posyandu.
Adapun beberapa Pengajuan dalam rapat pembahasan Stunting dari tiap Kadus untuk di realisasikan pada Anggaran tahun 2026,”Ungkapnya.
Editor : Yopi




