GARUT, Jabadar.Com // Relawan Tanggap Bencana (Rentan) Garut menggelar kegiatan Gerakan Hijau 3.000 Penanaman Pohon “Rawat untuk Kehidupan yang Akan Datang” di Kampung Sagaranten, Desa Sukasono, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, pada Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Rentan Garut dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penghijauan demi masa depan generasi mendatang.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah Nurhakim, yang turut memberikan sambutan dan apresiasi atas inisiatif para relawan.
“Kegiatan penanaman pohon seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk memperbaiki ekosistem, tapi juga menjaga keseimbangan alam agar bencana seperti longsor dan banjir bisa diminimalisir. Kami dari Dinas Lingkungan Hidup sangat mengapresiasi gerakan nyata dari Rentan Garut yang terus konsisten mengajak masyarakat berbuat baik untuk bumi,” ujar Jujun Juansyah Nurhakim dalam sambutannya.
Selain dari unsur pemerintah daerah, acara ini juga dihadiri oleh Forkopimcam Sukawening, jajaran pengurus DPD dan DPC Rentan Garut, para Ketua PAC dari berbagai kecamatan, serta emak-emak, perwakilan sponsor dan kelompok masyarakat sekitar.
Ketua PAC Rentan Sukawening, Enjang Herman dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi.
“Alhamdulillah acara sudah beres dan sukses. Kami dari PAC Sukawening mengucapkan terima kasih banyak kepada semua rekan, baik dari DPD, DPC, juga kepada para Ketua PAC relawan Rentan yang sudah hadir dan ikut menanam 3.000 pohon. Tak lupa, terima kasih kepada seluruh grup sponsor yang tidak bisa kami sebut satu per satu. Semoga amal kebaikan kita semua dibalas oleh Allah Subhanahu Wata’ala,” ucapnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan simbolisasi penanaman pohon secara bersama oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, pengurus Rentan, dan masyarakat sekitar.
Melalui gerakan ini, Rentan Garut berharap agar semangat menjaga alam terus tumbuh di kalangan masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi komunitas lain di Kabupaten Garut untuk ikut bergerak dalam pelestarian lingkungan hidup.
Sementara itu, Sekretaris DPC Rentan Garut, Enjang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen komunitas dalam merawat bumi dan membangun kesadaran lingkungan di tingkat akar rumput.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak hanya menanam, tapi juga merawat pohon. Tema ‘Rawat untuk Kehidupan yang Akan Datang’ menjadi pesan utama bahwa aksi kecil hari ini menentukan masa depan lingkungan kita,” ungkap Enjang.
Ia juga berharap kegiatan serupa bisa dilaksanakan di kecamatan lain, dengan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk sekolah, karang taruna, dan pemerintahan desa.
Sementara itu, Pengurus DPC Rentan Garut, Iyan Suryana, menuturkan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi relawan, pemerintah desa, dan dukungan masyarakat setempat.
“Kami bersyukur atas dukungan banyak pihak, termasuk DLH dan pemerintah desa. Ini bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat,” ujar Iyan.
“Penanaman 3.000 pohon ini bukan hanya simbol, tapi komitmen kami menjaga kelestarian alam Sukawening dan sekitarnya,” tambahnya. (Red)




