GARUT, Jabadar.com // Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Ghea Aprilia, S.Kep., Ns., melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Kampung Jabeng, Desa Sukawangi, Kecamatan Singajaya, Kabupaten Garut, pada Selasa (20/01/2026). Kegiatan reses ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyatnya.
Reses berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh dialog, dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat desa, serta warga Kampung Jabeng. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.

Adapun aspirasi utama warga Kampung Jabeng meliputi:
* Peningkatan dan pembangunan jalan utama desa yang dinilai sangat vital untuk mobilitas warga dan perekonomian.
* Perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, guna mendukung sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan mayoritas masyarakat.
* Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga kurang mampu agar memiliki hunian yang aman dan layak.
Ghea Aprilia dengan penuh perhatian mendengarkan setiap masukan warga. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan diperjuangkan melalui mekanisme perencanaan dan pembahasan di DPRD Kabupaten Garut.
“Reses ini adalah momen penting bagi kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan warga Kampung Jabeng akan kami kawal dan perjuangkan agar dapat direalisasikan secara bertahap,” ujar Ghea Aprilia.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan irigasi memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses ekonomi dan hasil pertanian.
Hari Pertama Reses: Fokus UMKM dan Rutilahu di Banjarwangi
Sehari sebelumnya, Senin (19/01/2026), Ghea Aprilia mengawali agenda resesnya dengan mengunjungi Kampung Cadas Gantung, Desa Bojong, Kecamatan Banjarwangi. Pada hari pertama tersebut, aspirasi masyarakat didominasi oleh penguatan UMKM serta kebutuhan program Rutilahu.
Warga menyampaikan harapan agar pelaku UMKM mendapatkan dukungan lebih besar, baik dalam bentuk pelatihan, permodalan, maupun akses pemasaran, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Menanggapi hal tersebut, Ghea Aprilia menyatakan komitmennya untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak kepada masyarakat kecil, terutama pelaku UMKM dan warga kurang mampu.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika UMKM tumbuh, maka kesejahteraan keluarga dan desa juga akan ikut meningkat,” tuturnya.
Melalui rangkaian reses ini, Ghea Aprilia berharap kehadirannya di tengah masyarakat tidak hanya menjadi sarana serap aspirasi, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara wakil rakyat dan konstituennya, demi terwujudnya pembangunan Kabupaten Garut yang lebih adil dan merata. (Rus)




