GARUT, Jabadar.Com || Sebuah rumah warga di Kampung Cisumur, RT 006 RW 005, Desa Samarang, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, mengalami kerusakan parah akibat tersambar petir saat hujan deras disertai kilat, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Menindaklanjuti laporan warga, Bhabinkamtibmas Desa Samarang bersama anggota siaga Mako Polsek Samarang, Babinsa, serta Kasi Kesra Desa Samarang langsung turun ke lokasi untuk melaksanakan kegiatan cek Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kapolsek Samarang, AKP Hilman Nugraha, S.H., membenarkan peristiwa tersebut terjadi saat intensitas hujan cukup tinggi dan disertai sambaran petir.
“Begitu menerima laporan dari warga, personel kami langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan situasi aman serta melakukan pendataan kerusakan. Alhamdulillah dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar AKP Hilman Nugraha saat dikonfirmasi.
Korban diketahui bernama Herman (56), seorang pedagang keliling, warga Kampung Cisumur RT 006 RW 005 Desa Samarang. Saat kejadian, korban berada di dalam rumah bersama keluarga.
Akibat sambaran petir tersebut, bagian atap dan genteng rumah mengalami kerusakan cukup parah. Selain itu, kaca-kaca jendela pecah dan sejumlah barang di dalam rumah turut rusak. Percikan dan getaran dari sambaran petir diduga menjadi penyebab utama kerusakan tersebut.
“Kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak desa dan instansi terkait untuk langkah penanganan lanjutan,” tambah Kapolsek.
AKP Hilman juga mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Samarang, untuk meningkatkan kewaspadaan saat terjadi hujan deras yang disertai petir. Ia menyarankan warga memastikan instalasi listrik aman serta menghindari penggunaan perangkat elektronik berlebihan saat cuaca ekstrem berlangsung.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat saat ini curah hujan masih cukup tinggi. Jika terjadi situasi darurat, segera laporkan ke aparat terdekat,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi rumah korban masih dalam proses pembersihan puing-puing kerusakan dengan bantuan warga sekitar. Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. (Rus)




