JAMBI //Jabadar.com – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi mengambil langkah inovatif dalam memerangi peredaran gelap narkotika dengan merangkul para pegiat media sosial. Pada Rabu (04/02/2025),
Kepala BNNP Jambi, Brigjenpol. Asep Saepudin, S.I.K, menggelar ajang silaturahmi bersama deretan influencer dan konten kreator ternama Jambi di Lobby Kantor BNNP Jambi.
Acara yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB ini dihadiri oleh nama-nama populer seperti Nanda Gabut, Puji, Gatri (Teman Makan), hingga Khuldiojol.
Kehadiran mereka diharapkan menjadi jembatan informasi bagi generasi Z dan milenial di Provinsi Jambi.

Edukasi Bahaya NPS dan Prevalensi Jambi
Dalam paparannya, Brigjenpol. Asep Saepudin membedah tuntas persoalan narkotika, mulai dari pengenalan lembaga BNN, jenis-jenis narkotika lama hingga jenis baru (New Psychoactive Substances/NPS), serta dampak kerusakannya.
Beliau juga memaparkan data prevalensi penyalahguna di Indonesia dan Jambi, termasuk skema layanan rehabilitasi baik secara voluntary (sukarela) maupun compulsory (mandatori).
“Kami mengajak rekan-rekan influencer untuk bersinergi membangun kesadaran masyarakat. Suarakan Gerakan ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak) melalui konten-konten kreatif Anda,” ujar Kepala BNNP Jambi di hadapan para kreator.
Kolaborasi Masuk Sekolah
Sesi diskusi berlangsung hangat. Para influencer memberikan masukan konkret, mengingat mayoritas pengikut (followers) mereka adalah remaja. Salah satu usulan yang mencuat adalah kolaborasi sosialisasi ke sekolah-sekolah dan pengadaan lomba video kreator bertema anti-narkotika bagi pelajar. Hal ini bertujuan agar para siswa secara mandiri mempelajari bahaya narkoba sebelum menuangkannya ke dalam karya kreatif.
Simulasi Penangkapan dan Unit K9
Tak hanya diskusi di dalam ruangan, para konten kreator juga diajak turun ke lapangan untuk melihat langsung operasional BNNP Jambi. Mereka mengunjungi mobil KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi), mobil pemusnahan barang bukti, hingga mobil tahanan.
Puncak keseruan terjadi saat simulasi penangkapan penyalahguna narkotika dilakukan. Para tamu undangan menyaksikan langsung proses penggeledahan menggunakan unit K9 (anjing pelacak), penemuan barang bukti, hingga proses asesmen untuk menentukan langkah rehabilitasi bagi penyalahguna.
Dengan sinergi ini, BNNP Jambi berharap pesan-pesan P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) dapat tersampaikan lebih luas, santai, namun tetap mengena di hati masyarakat Jambi, khususnya kaum muda.
Editor : Yopi/ M Asep




