Kab. Bandung, Jabadar.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKS, H. Dadang Suryana, kembali melaksanakan kegiatan reses hari ketiga dengan mengadakan pertemuan dengan perwakilan warga dari kecamatan Dayeuhkolot, Katapang, dan Margahayu.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di GOR Desa Rahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Selasa (24/2/2026). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana keakraban dan warga antusias mengikutinya sehingga terjadi dialog interaktif.
Perwakilan warga menyampaikan berbagai aspirasi, keluhan, serta masukan terhadap berbagai persoalan dilapangan terutama masih dominan sekitar sampah, infrastruktur, dan air bersih.
Dalam kesempatan tersebut, H. Dadang Suryana mendengarkan langsung aspirasi, keluhan para warga yang terjadi di lapangan.
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk mengatasi sampah mulai dari pemerintah, DPRD, organisasi masyarakat sosial, organisasi keagamaan, komunitas, dan tokoh masyarakat.
“Masalah sampah itu tidak bisa diserahkan kepada pemerintah saja, melainkan butuh komitmen bersama dari seluruh stake holder untuk bekerjasama mengedukasi masyarakat agar mereka ikut berkontribusi dan bertanggung jawab terhadap pengelolaan sampah,” ungkap Dadang.

Menurutnya, hakekat produksi sampah bermula dari rumah tangga sehingga perlu pula pengelolaan sampah dimulai dari rumah tangga dengan memilah sampah organik, sampah plastik, sampah bisa dibakar, sampah yang dibuang sehingga tugas pemerintah hanya akan mengambil sampah yang dibuang tersebut sehingga persoalan sampah ini bisa diatasi.
Ia menambahkan bahwa tanpa komitmen bersama untuk mengedukasi masyarakat agar ikut bertanggung jawab maka tidak mungkin persoalan sampah bisa diatasi.
H. Dadang juga menghimbau kepada tokoh-tokoh agama untuk ikut bersama-sama mengedukasi masyarakat agar mereka ikut bertanggung jawab terhadap persoalan sampah, misalnya dalam pengajian-pengajian dibicarakan masalah sampah, kebersihan lingkungan, dan keamanan.
“Mungkin suara pa kiyai dan ulama lebih didengar masyarakat dibandingkan kami sebagai anggota DPRD, pak kades, Pak RW/RT,” tutupnya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog terbuka dan dokumentasi photo bersama. ***
Editor: Arif/Yopi




