Kab. Bandung, Jabadar.com// Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, H. Ramlan Rustandi, S.Ag., M.Si., meminta penyuluh lintas agama di Kabupaten Bandung untuk menjadi garda terdepan menyampaikan dakwah kebaikan sekaligus motor penggerak kerukunan bangsa.
Pesan ini ia sampaikan saat menghadiri sekaligus perkenalan dalam moment Rapat Dinas Tetap (Raditap) dan Halal Bihalal Penyuluh Lintas Agama yang digelar oleh Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Bandung di Ball Room Sutan Radja Hotel, Soreang, Rabu (8/4/2026).
Kepala Kemenag Kabupaten Bandung ini menyebut penyuluh agama sebagai garda terdepan pejuang yang mengawal moral akhlak bangsa.
“Semoga penyuluh agama di Kabupaten Bandung mampu menjadi duta kerukunan bangsa. Kalau penyuluh rukun, insyaallah masyarakat pasti akan rukun,” ungkap Ramlan.

Sementara itu, Ketua IPARI Kabupaten Bandung, H. Mashudi, M.Ag. menambahkan sesuai dengan tagline Seksi (Scientific, Edukatif, Kreatif, Spritualis, Inovatif), kami ingin menjadikan penyuluh agama sebagai garda terdepan aktif berdakwah serta menginformasikan kebijakan pemerintah baik Kemenag pusat, Kanwil provinsi, dan Kemenag Kabupaten Bandung.
“Selain bersifat top down, kami juga melakukan bottom up dengan cara mengekspose kinerja yang berdampak untuk diketahui Kemenag pusat dan masyarakat Kabupaten Bandung,” katanya.
Ia menyebutkan ada empat fungsi penyuluh agama yaitu administratif, informatif, advokatif, dan konsultatif.
Ia berharap dari hasil Raditap ini semoga mampu dipahami dan diimplementasikan oleh para anggota yang bergabung dalam IPARI Kabupaten Bandung.
“Kami juga telah bekerja sama dengan Pemkab Bandung untuk mewujudkan Visi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas,” tutupnya.
Kegiatan Raditap ini dihadiri sekitar 292 penyuluh agama serta tamu undangan dan ditutup dengan sesi photo bersama. ***
Editor: Arif/Yopi




