JABAR//Jabadar.com – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung kembali melahirkan generasi baru yang siap berkarya. Sebanyak 1.500 lulusan dari berbagai jenjang pendidikan resmi menyandang gelar akademik, mencerminkan kekuatan multidisiplin ilmu yang dimiliki kampus, Sabtu (11/04/2026).

Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas dan program studi, mulai dari Fakultas Syariah dan Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Psikologi, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, hingga Program Pascasarjana. Seluruhnya berperan aktif dalam mencetak generasi unggul yang adaptif dan kompetitif menghadapi tantangan era global.
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor, Prof. Dr. H. Rosihon Anwar, M.Ag., didampingi Ketua Senat, Prof. Dr. H. Mahmud, M.Si., serta jajaran pimpinan universitas lainnya. Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah titik akhir perjalanan, melainkan gerbang awal untuk mengabdikan diri di tengah masyarakat.
“Gelar akademik yang diraih harus sejalan dengan tanggung jawab moral dan sosial. Lulusan UIN SGD Bandung diharapkan menjadi insan berilmu, berakhlak, serta mampu membawa nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat,” tegas Rektor.
Sementara itu, momen kebahagiaan juga terlihat dari sisi keluarga. Pak Saifudin, orang tua dari Abraham Muhammad Ibrahim, lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menyampaikan rasa bangganya.
Menurutnya, kelulusan bukan sekadar jalan untuk mendapatkan pekerjaan, melainkan awal dari kehidupan baru. Ia mengungkapkan bahwa putranya saat ini telah bekerja, namun pintu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tetap terbuka lebar.
“Kami berharap langkah yang diambil ke depan dapat membawa kesuksesan serta keberkahan,” ujar Pak Saifudin.
Melalui momentum Wisuda ke-107 ini, UIN Sunan Gunung Djati Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan keilmuan yang berlandaskan moderasi beragama. Dengan bekal kompetensi akademik, integritas, dan semangat kebangsaan, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa di berbagai sektor.
Editor : Yopi




