Cileunyi //Jabadar.com — Kegiatan Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 menjadi momentum penting bagi anggota DPRD Kabupaten Bandung untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di daerah pemilihan (dapil) masing-masing.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi Golkar, Riki Ganesa, S.Hut., dalam kegiatan reses yang dilaksanakan pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Menurut Riki, reses bukan sekadar agenda rutin kedewanan, tetapi menjadi ruang komunikasi langsung antara wakil rakyat dengan masyarakat. Melalui pertemuan tersebut, berbagai kebutuhan, persoalan, serta harapan masyarakat dapat disampaikan secara langsung untuk menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut.
“Reses ini menjadi momentum untuk menampung aspirasi masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan harapan masyarakat akan menjadi bahan evaluasi dalam menjalankan program kerja ke depan,” ujar Riki.
Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam memastikan program pembangunan benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Aspirasi yang disampaikan masyarakat, kata dia, diharapkan dapat menjadi dasar dalam memperjuangkan program yang memiliki manfaat nyata dan berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Riki juga berharap kegiatan reses dapat memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah melalui peran DPRD sebagai lembaga representasi rakyat.
“Harapannya, aspirasi yang disampaikan masyarakat tidak berhenti pada forum reses saja, tetapi dapat diperjuangkan dan ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan serta kemampuan anggaran daerah,” katanya.
Dengan demikian, Reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 diharapkan tidak hanya menjadi sarana menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi agenda evaluasi terhadap program kerja nyata yang telah berjalan sekaligus pijakan untuk menyusun langkah pembangunan yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.( Yopi).




